Kosmetik-kosmetik yang beredar di
pasaran banyak sekali yang menawarkan efek yang menggiurkan bagi tubuh. Contoh
saja, banyak kosmetika kosmetika yang mempromosikan dirinya sebagai pemutih
wajah yang paling ampuh.
Tanpa disadari hal demikian bisa menjadi
sangat fatal bagi kesehatan kulit dan wajah kita karena terdapatnya bahan kimia
yang berlebih dan tidak sesuai dengan kadar. Bahan- bahan yang biasa digunakan
biasanya adalah bahan alami, tetapi bisa juga berasal dari bahan sintesis
berbahaya. Contoh bahan alami yang digunakan adalah guanine, yang diperoleh dari sisik ikan laut yang merupakan Kristal
yang transparan dan mengkilat seperti mutiara. Karena guanine sulit didapat, maka banyak produsen kosmetik yang
menggunakan bahan sintesis, contohnya bismuth oksi klorida (BiOCl), titanium
oksida (TiO2), dan serbuk logam seperti mika, alumunium, dan perak.
Bahan-bahan ini biasanya terdapat dalam kosmetik, misalnya bedak,eye shadow,
dan cat kuku.
Berikut adalah bahan berbahaya
terbuat dari sintetik yang sering dijumpai dalam produk kosmetik.
1. Sodium
Lauryl Sulfate (SLS) dan Ammonium Lauryl Sulfate (ALS)
Zat-zat tersebut
berasal dari sari buah kelapa untuk menutupi racun alami yang terdapat di
dalamnya. Zat ini sering digunakan di sampo, pasta gigi, sabun wajah, pembersih
badan, dan sabun mandi.
SLS dan ALS dapat
menyebabkan iritasi kulit yang parah. Kedua zat ini dapat diserap dalam tubuh
dan endapannya akan tertimbun di hati sehinnga menyebabkan masalah
kesehatan,katarak, dan mengganggu kesehatan mata pada anak-anak.
2. Bahan
pengawet paraben
Paraben biasanya
digunakan pada deodorant, dan beberapa produk perawatan kulit lainnya. Zat ini
menyebabkan kemerahan, elergi pada kulit, dan kanker payudara .
3. Propylene
Glycol
Propylen Glycol
terdapat dalam kosmetik, dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan
kemerahan pada kulit juga dapat merusak ginjal serta hati.
4. Isopropyl
Alkohol
Isopropyl Alkohol
digunakan sebagai pelarut dalam beberapa produk perawatan kulit. Zat ini dapat
menyebabkan iritasi kulit dan merusak lapisan asam kulit sehingga bakteri dapat
tumbuh subur. Zat ini juga dapat menyebabkan penuaan dini.
5. DEA
(Diethanolamine), TEA (Triethanolamine), dan MEA (Monoethanolamine)
Bahan
– bahan ini biasa ditemukan pada produk kosmetik untuk perawatan kulit. Zat-zat
ini dapat menyebabkan alergi dan dalam jangka panjang penggunaan bahan tersebut
dapat meningkatkan resiko terjadiya kanker ginjal serta hati.
6. Aluminium
Sering
digunakan pada produk penghilang bau badan. Namun alumunium tersebut dapat juga
menyebabkan penyakit pikun atau Alzheimer.
Jangan tergiur
dengan kata organic maupun natural, karena balum tentu semua bahan-bahan
kosmetika yang anda beli dengan harga mahal itu akan memberikan efek yang
sepenuhnya baik bagi tubuh anda. Dengan membaca komposisi bahan dari produk
kosmetik yang kita pakai, setidaknya kita tahu bahan-bahan apa saja yang terkandung
di dalamnya dan mengetahui dengan pasti
dampak negative bagi tubuh kita.
Daftar pusta : Ridwan, Nia. 2012. Cantik tanpa nyandu kosmetik.
Jogjakarta:Laksana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar